AMANAHSULTRA.COM : BUSEL – Sejak Daerah Otonom Baru, Kabupaten Buton Selatan (Busel) dibentuk atas dasar Undang-Undang No. 16 tahun 2014. Berbagai proses dinamika yang telah dilalui oleh masyarakat Busel untuk menyatakan kesanggupannya, atas dasar amanah Undang-Undang oleh negara yang dilegalkan pada bulan Juli 2014.
Dengan berbagai persoalan uregensi pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat pun daerah ini telah siap sejatinya menjadi daerah-daerah yang tak kalah saing dengan daerah tetangga yang seusia dengannya.
Kemudian pada tahun 2017 yang lalu, Buton Selatan telah membuktikan kesejatiannya yakni dengan mengikuti tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak dengan melahirkan Pemimpin Bupati dan Wakil Bupati defenitif, Kabupaten Buton Selatan periode 2017-2022.
Dimana dalam mewujudkan daerah yang makmur dan berkembang dalam berbagai bidang pembangunan, maka tentu semua elemen masyarakat Busel tak berpanggku tangan dalam memeberikan suport dukungan kepada pemerintah.
Pemuda Pelajar Mahasiswa pun selalu memberikan atensi positif dan maksimal kepada pemerintah, untuk leluasa dalam menjalankan amanah dan menunaikan janji kampanye dalam membangun Busel yang mandiri dan beradat.
Dewan Penasehat Himpunan Mahasiswa Buton Selatan (HIMA Busel), Asman Hamidu mengatakan, dalam beberapa tahun masa jabatan pemerintahan Pemerintah Busel saat ini nampak dimata mahasiswa, kinerja pemerintah menunjukan kurang energik dan segala kebijakan tidak berdampak pada gejala perkembangan yang bersifat substantif, demi kesejahteraan masayarakat Kabupaten Busel.
“Hanya terlihat euforia kelompok dan golongan tertentu yang berpotensi menciptakan dinasti-dinasti kecil yang merongrong keutuhan daerah,” ungkap Asman, Selasa (05/11/2019).
Sehingga, berbagai Kelompok terdidik yang tergabung dalam HIMA Busel memiliki pandangan yang sangat miris atas dasar keputusan dan kebijakan serta orientasi kerja Pemerintah Daerah (Pemda) Busel saat ini, yang sangat dinilai tidak pro dan tidak bertujuan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Saat ini kita memiliki harapan baru, Perwakilan baru yang belum lama ini telah mengambil sumpah janji pada tanggal 5 Oktober 2019 untuk mengemban amanah, sebagai mulut, telinga dan kontrol dari suara-suara masyarakat buton selatan untuk di samapiakan kepada pemangku kebijakan Pemda Busel,” jelas pelaksana Ketua sementara HIMA Busel itu.
Bahkan mereka berharap Kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buton Selatan agar bisa mewujudkan janji dan Komitmen Pemerintah Buton Selatan, atas perhatian pemerintah kepada pelajar dan mahasiswa, untuk dibangunkan asrama bagi mahasiswa Buton Selatan yang berada di Kota Kendari.
“Anggota DPRD Kabupaten Busel harus mengambilasprasi ini sebagai bentuk kepekaan terhadap kondisi dan kebutuhan generasi Buton selatan kedepnnya juga sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat buton selatan, “tegas Asman
Laporan : Aryani Fitriana
Editor : Ifal Chandra

